CCIE RS Bootcamp

 14 Mei 2016

Day 1
Di kesempatan ini saya siswa SMK Madinatulquran mengikuti Bootcamp 2016 di dago bandung bersama 5 anak dari SMK Madinatulquran

Di hari pertama semua peserta CCIE Routing & Switching termasuk saya dan iman memperkenalkan diri di CCIE routing Switching menggunakan BUKU dari IDN yaitu 
dan baru di mulai dengan materi PPPoE dan RIP.

BAB PPPoE

 PPPoE ( PPP Over Ethernet )


Ini merupakan Salah satu materi di CCIE Routing Switching, materi ini adalah dasar dari PPP Over Ethernet,
 Agar PPPoE dapat berjalan maka pada sisi server memerlukan 2 konfigurasi utama yaitu :
1.      Broadband Aggregation ( BBA ) group yang akan menghandle koneksi PPPoE yang datang dari client.
2.      Dimana BBA tersebut di binding ke interface virtual template.
Sedangkan pada sisi client di butuhkan konfiguarsi dialer supaya fungsi dial ke PPPoE server nya,dan pastikan di PPPoE sessionnya sudah terkoneksi ke server, dan status nya UP.

Di bab PPPoE ini ada beberapa lab di antara  nya 

1. PPP Over Ethernet + DHCP
Maksud dari lab ini adalah untuk membrerikan IP secara otomatis dari R1 ke R2 dengan menambahkan konfigurasi DHCP pool di sisi PPPoE server, dan di lab ini juga dapat merubah IP Addrees di sisi PPPoE client menjadi DHCP.

2. PPP Over Ethernet + CHAP Authentication
Tujuan dari lab ini adalah memahami konfigurasi enkapsulasi dan authentikasi pada PPPoE.
Ada beberapa konfigurasi authentikasi, kamu bisa menggunakan perintah username password di global config maupun menggunakan perintah chap hostname dan chap password di bawah interface. Kedua nya bisa digunakan baik di sisi server maupu client keduanya sama saja.
Dan kalu sudah melakukan kedua konfigurasi tadi jalankan debug PPP authentication dan pastikan message SUCCESS. Dan janagan lupa utuk mengecek interace nya pastikna UP UP ( IP nya berubah tidak mengapa, itu Karena fungsi DHCP ).

3. PPP Over Ethernet + Authentication
Maksud dari lab ini kita membuat username dengan nama hostname Router lawan nya, lalu aktifkan aaa nya, dan konfigurasi aaa pada ppp, lalu pengecekan nya di sisi client bisa di shutdown dan di no sutdown dan jika sudah pastikan status interface masih UP UP.


BAB RIP.

 RIP dasar
Di lab ini  mempelajari tentang dual IPv4 dan IPv6 pada RIP, dan Mengadverstise IPv4 dan IPV6 ke dalam RIP, didalam lab ini juga menggunakan IP loopback.


Di bab RIP ini ada beberapa lab di antara  nya : 

1. RIP authentication
Maksud dari lab ini adalah mengkonfigurasi authentikasi pada RIP.
Authentikasi di IPv4 dalam RIP ada 2 yaitu   clear text  dan  md5 untuk memverifikasi kan clear text jalan kan debug pada R1 untuk md5 jalankan pada R2, sedangkan pada IPv6 dalam RIP tidak memiki fitur authentikasi bawaaan seperti pada IPv4 ( clear text dan md5 ) sehingga untuk memberikan authentikasi pada RIPnG kita menggunakan pihak lain dalam hal ini yaitu IP Security, lalu buat 2 neighbor nya di R2 dan untuk memplementasikan IP Security nya, terlebih dahulu membuat tunnel pada R1.
Dimaksudkan Profile yang tadi sudah di buat kedalam interface tunnel . Nantinya untuk pengetesan untuk membedakan clear text ping lewat interface  physical sedangkan paket yang memiliki authentikasi dilewatkan melalui tunnel nya.

2. RIP Auto Summary
Maksudnya adalah mempelajari auto summary, no auto summary dan manual summary.
Summarisasi dilakukan pada IPv4 terlebih dahulu baru IPv6,


3. Rip convergence time
Untuk mengetahui pewaktuan default yg di gunakan oleh RIP, merubah waktu default routing update, merubah invalid timer, mengubah hold down timer dan mengubah flash timer.

4. RIP offset list
Maksud dalam lab ini adalah memanipulasi metric/hop pada RIP dengan offset list,
Lab ini berfungsi kalau ingin mengubah jalur pengiriman paket,

5. RIP filtering
Saya mempelajari beberapa metode filtering yaitu passive interface, prefix dll….
 melakukan filtering suatu route dengan menggunakan passive interface maka akan route tersebut tidak lagi muncul.
mengirimkan data tapi dia masi bisa mendapatkan routing table dari router tetangga
lalu, untuk prefix list dia akan memblok atau memfilter berdasarkan prefix nya (dalam lab dicontohkan dengan /24 - /28) menggnakan LE (less equal) 
selain mereka berdua juga ada accces list
dalam lab ini kita mempelajari memfilter berdasarkan ganjil dan genap
jika ganjil yang boleh masuk maka akhiranya HARUS 1 sedangkan yang genap HARUS 0 berikut contohnya :
acces-list 1 permit 0.0.0.0 255.255.255.254 (ini untuk genap)
access-list 1 permit 0.0.0.1 255.255.255.254 (ini untuk ganjil)
access list juga kita apat memfilter dari banyak ip menjadi hanya beberapa ip dalam lab dicontohkan dari ip 10.10.1.1 s/d 10.10.16.1 akan filter hanya 4 dibawah lah yang bisa masuk
10.10.4.1 
10.10.5.1
10.10.12.1
10.10.13.1
Ada 2 cara untuk menghitung supaya dapat menentukan network dan wildcard mask nya tapi saya lebih menyukai cara ke2 (karena lebih simple) yaitu sbb
-kita akan mengambil ip terkecil sebagai network nya yaitu 10.10.4.0
-untuk wildcard mask kita ambil yang terbesar (10.10.13.0) dikurangi dengan yang terkecil tadi menjadi : 10.10.13.0 – 10.10.10.4.0 = 0.0.9.0
Jadi penulisan commandnya adalah sebagai berikut
Access-list 1 permit 10.10.4.0 0.0.9.255
Dan pastikan semua berjalan sesuai dengan yang diharapkan

   Lalu kita juga dapat memfilter dengan offset list ,karena sebagaimana kita ketahui bahwa offset list digunakan utuk memanipulasi hop count, jadi  kali ini saya akan memanipulasi agar tidak dapat

terdapat dalam routing atau access inaccessible
Caranya membuat hop count diatas 15 karena RIP hanya mampu membaca sampai 15 hop saja (pada lab hop nya 16)
Cara lain lagi adalah AD (administrative distance)

6. RIP Default route
Ada 2 yaitu :   default-information originate dan redistribute static default route

7. RIP Conditional default route
Atau men-default route pada kondisi tertentu saja

8. RIP Trigerred update
Metode ini akan membuat update ketika terjadi perubahan, sama halnya dengan ospf

9. RIP Source validation                                                                                                                         Lab ini merupakan sesuatu yang benar-benar baru buat saya, dimana ip  yang berbeda network bisa dihubungkan dengan metode ini 
Masukan saja no source validation lalu buat static routing nya
Lab ini juga bisa dipakai ketika kita tidak diperkenankan untuk memberi ip di interface tersebut
Jika seperti ini kita perlu meminjam ip yang lain

10. RIP Memindah jalur
Ada 3 cara : 1. Dengan offset list
                      2. dengan peer neighbor AD
                      3dengan access list


 Sekian di hari pertama mempelajari CCIE Routing & Switching di Bootcamp 2016....
Share on Google Plus

About Alayyubi Press Com

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar